BUDAYA

Dibalik Layar Batik for the World 2018 - UNESCO, Paris


Setelah proses panjang untuk mengangkat kembali kekayaan, perkembangan dan sejarah Batik Indonesia kepada dunia, Batik For The World resmi dibuka hari ini di kantor pusat UNESCO, Paris. Pembukaan yang ditandai dengan pagelaran busana dari Oscar Lawalata, Edward Hutabarat, dan Denny Wirawan ini menuai decak kagum dari para undangan yang hadir.

Oscar Lawalata membawa batik dari lima daerah di Jawa Timur, diantaranya Madura, Surabaya, Ponorogo, Trenggalek dan Tuban dalam tampilan koleksi ready to wear. Edward Hutabarat memboyong batik Mega Mendung dan Sawung Galing dari Cirebon dan Pekalongan, sementara Denny Wirawan mengusung keindahan dan keunikan Batik Kudus.

Rangkaian kegiatan dan pameran Batik For The World ini berlangsung mulai 6-12 Juni 2018 di kantor pusat UNESCO, Paris.

Share to Facebook Share to Twitter Share to Google