BLDF Tanam Trembesi di Jalan Tol Cisumdawu, Wujud Komitmen Minimalkan Emisi Karbon - Jawa Pos


Posted : 09 May 2024

JawaPos.com – Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) melalui program Djarum Trees for Life (DTFL) melakukan penanaman pohon trembesi. Rencananya, 4.297 bibit ditanam di Ruang Milik Jalan (RUMIJA) Seksi 1, 2, dan 3 Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) sepanjang 32,55 kilometer.

Penanaman dimulai pada 7 Mei dan ditargetkan akan selesai pada akhir 2024. Dilanjutkan dengan perawatan hingga tanaman berumur tiga tahun.

”Penanaman itu merupakan wujud kerja sama antara BLDF dengan PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Upaya ini juga sebagai bentuk kolaborasi kedua belah pihak dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, khususnya menciptakan suasana yang asri, serasi dan lestari pada ruas jalan tol,” ujar Program Director BLDF Bambang Haryanto.

Jalan Tol Cisumdawu penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Jawa Barat. Khususnya melalui konektivitas dan efektivitas operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Hal itu menurut Bambang Haryanto, yang melatarbelakangi terjalinnya kolaborasi multipihak guna memperhatikan aspek ekologis jangka panjang yang berkelanjutan. Salah satunya dengan melakukan penanaman trembesi.

Kolaborasi itu lanjut dia, diharapkan menjadi salah satu upaya efektif dalam meminimalkan emisi karbon dan penyerapan air bagi lingkungan sekitar. BLDF berkomitmen mendukung pemerintah guna tercapainya target pengurangan emisi karbon. Proses penyediaan bibit trembesi hingga penentuan lokasi penanaman merupakan hasil dari kolaborasi dan koordinasi bersama dengan pihak CKJT dan akan menjadi tanggung jawab bersama selama empat tahun ke depan.

”Sejak 2010, kami secara konsisten sudah melakukan penanaman trembesi di berbagai jalur transportasi di pulau Jawa termasuk jalur Pantai Utara Jawa (Pantura), Tol Trans–Jawa, Lingkar Madura, Lombok, Medan dan Tol Trans–Sumatra yang hingga saat ini telah mencapai 3.361 kilometer,” ujar Bambang Haryanto.

Selain pengadaan bibit-bibit trembesi yang disiapkan dari Pusat Pembibitan Tanaman di Kudus, Bambang Haryanto menjelaskan, BLDF juga melakukan penyediaan peralatan dan sumber daya yang dibutuhkan, pembuatan lubang tanam, penyiraman, pendangiran, pemangkasan, pemupukan, penyulaman pohon, serta teknis kebutuhan penanaman lainnya.
”Ke depannya, BLDF senantiasa berkomitmen dalam berkontribusi melakukan upaya-upaya kolaboratif guna pengendalian perubahan iklim,” ucap Bambang.

Direktur PT CKJT Satria Gunawan menyambut baik kolaborasi bersama BLDF dalam menunjang aspek ekologis di wilayah Cisumdawu. Menurut dia, perjalanan darat menggunakan tol masih menjadi pilihan favorit bagi pengendara kendaraan roda empat, khususnya pada momen mudik.

”Sejumlah jalur tol memberikan pemandangan yang memanjakan mata dan menyejukkan. Selaku pengelola dalam hal ini PT CKJT, penanaman pohon trembesi merupakan langkah kolaboratif bersama BLDF yang perlu terus dirawat keberlangsungannya dan dikawal bersama agar tercipta kenyamanan dalam berkendara, serta dampak jangka panjangnya bagi lingkungan sekitar kawasan,” ujar Satria.

Dia menambahkan, PT CKJT memiliki hak pengusahaan jalan tol untuk segmen Cisumdawu dengan masa konsesi 45 tahun. Yakni dari 2017 hingga 2062.

source: https://www.jawapos.com/infrastruktur/014633369/bldf-tanam-trembesi-di-jalan-tol-cisumdawu-wujud-komitmen-minimalkan-emisi-karbon?page=2

Share to Facebook Share to Twitter Share to Google

Artikel Lainnya